UTS MASSURI

Nama               : MassuriNPM                : 1702090134Mata Kuliah   : Sumber dan Media PembelajaranProdi                : PGSD S1Semeser           : VRuang              : III/AUjian               : UTSDosen              : Dr. Hambali, M. Pd


 Soal :


1.      Jelaskan apa yang dimaksud dengan landasan penggunaan media pembelajaran ! sebutkan 4 macam landasan penggunaan media pembelajaran.!
2.      Jelaskan klasifikasi media pembelajaran menurt Gerlach dan Ely !
3.      Mengapa guru perlu memahami klasifikasi media pembelajaran?
4.      Jelaskan manfaat media pembelajaran bagi pembuat rencana pengembangan pembelajaran ?
5.      Sebutkan prinsip-prinsip umum penggunaan media pembelajaran. Berikan contoh penerapannya masing-masing !6.      Penggunaan media pembelajaran tidak akan menggantikan peranan guru dalam proses pembelajaran, jelaskan !
7.      Bagaimanakah pendapat anda tentang pembelajaran berbasis internet (wajib dijawab) Jawaban UTS Sumber dan Media Pembelajaran Landasan penggunaan media pembelajaran adalah dasar untuk berpijak atau tempat untuk dimulainya suatu perbuatan yang menjadi fondasi. Fondasi merupakan bagian terpenting untuk mengawali sesuatu. Adapun menurut S.wojowasito, (1972:161), bahwa landasan dapat diartikan sebagai alas ataupun sebagai fondasi, dasar, pedoman dan sumber, segala alat pengajaran yang di gunakan guru sebagai perantara untuk menyampaikan bahan-bahan intruksional dalam proses belajar mengajar sehingga memudahankan tujuan pembelajaran tersebut setelah memahami pengertian media pengajaran secara jelas kita harus memahami pula istilah-istilah yang memiliki pengertian hampir sama dengan media pembelajaran yanitu alat pengajaran dan alat peraga. media pembelajaran dikelompokkan kedalam empat kelompok yaitu:Landasan psikologi adalah menyatakan bahwa anak akan lebih mudah mempelajarai hal yang konkrit ketimbang yang abstrak. Berkaitan dengan konkret-abstrak dan kaitannya dengan penggunaan media pembelajaran. Sedangkan belajar merupakan proses yang komplek dan unik, keunikan perilaku belajar siswa. Maka seorang guru harus tahu dan memahami karateristik belajar siswa. 1)        Landasan teknologi merupakan teori dan praktek perancangan, pengembangan, penerapan, pengelolaan, dan penilaian proses dan sumber belajar. Jadi, teknologi pembelajaran merupakan proses kompleks dan terpadu yang melibatkan orang, prosedur, ide, peralatan, dan organisasi untuk menganalisis masalah, mencari cara pemecahan, melaksanakan, mengevaluasi, dan mengelola pemecahan masalah-masalah dalam situasi di mana kegiatan belajar itu mempunyai tujuan dan terkontrol.2)        Landasan  empiris adalah sebuah landasan yang melibatkan siswa akan mendapat keuntungan yang signifikan bila ia belajar dengan menggunakan media yang sesuai dengan karakteristik tipe atau gaya belajarnya. Siswa yang memilih tipe belajar visual akan lebih memperoleh keuntungan bila pembelajaran menggunakan media visual, seperti gambar, diagram, video, atua film. Sementara siswa yang memilih tipe belajar auditif, akan lebih suka belajar dengan media audio, seperti radio, rekaman suara, atau ceramah guru.3)        Landasan filosofis adalah sebuah landasan yang guru menganggap siswa sebagai anak manusia yang memiliki keprbadian, harga diri, motivasi, dan memiliki kemampuan pribadi yang berbeda dengan yang lain,maka baik menggunakan media hasil teknologi baru atau tidak, proses pembelajaran yang dilakukan akan tetap menggunakan pendekatan humanis.
4)        Landasan Psikologis dalam Pendidikan. Secara etimologis, istilah psikologis berasal dari bahasa Yunani, yaitu dari kata psyche berarti ”jiwa”, dan logos yang berarti ilmu. Jadi secara harfiah psikologi berarti ilmu jiwa, atau ilmu yang mempelajari tentang gejala-gejala kejiwaan. 2.  Klasifikasi media pembelajaran menurt Gerlach dan Ely yaitu :
Klasifikasi berdasarkan Bentuk dan ciri fisik media pembelajaran. Media pembelajaran dua dimensi yaitu media yang penampilannya tanpa menggunakan media proyeksi dan berukuran panjang kali lebar saja serta hanya diamati dari satu arah pandangan saja. Misalnya peta, gambar bagan, dan semua jenis media yang hanya dilihat dari sisi datar saja.a)      Benda sebenarnya (realita): orang, kejadian, objek atau benda tertentu.
b)      Presentasi verbal: media cetak, kata-kata yang diproyeksikan melalui film bingkai (slide), transparansi, cetakan di papan tullis, majalah dan papan tempel.
c)      Presentasi grafis: bagan, grafik, peta, diagram, lukisan, poster, kartun dan karikatur.
d)     Potret diam (still picture): potret yang diambil dari berbagai macam objek atau peristiwa yang mungkin dapat dipresentasikan melalui buku, film rangkai (filmstrips), film bingkai (slide) atau majalah/surat kabar.
e)      Film(motion picture): film atauvideo tape dari pemotretan/perekaman benda atu kejadian.f)       Media pembelajaran tiga dimensi yaitu media yang penampilannya tanpa menggunakan media proyeksi dan mempunyai ukuran panjang, lebar dan tinggi/tebal serta dapat diamati dari arahpandang mana saja. Misalnya meja, kursi, mobil, rumah, gunung, dan sebagainya.
g)      Media pandang diam yaitu media yang menggunakan media proyeksi yang hanya menampilkan gambar diam di layar (tidak bergerak/statis). Misalnya foto, tulisan, atau gambar binatangyang dapat diproyeksikan.h)      Klasifikasi berdasarkan pesepsi indera
i)        Media audio: media yang menghasilkan bunyi, misalnya Audio Cassette TapeRecorder, dan Radio.
j)        Media visual: media visual dua dimensi, dan media visual tiga dimensi.
k)      Media audio-visual: media yang dapat menghasilkan rupa dan suara dalam suatuunit media. Misalnya film bersuara dan televisi.
l)        Media audio motion visual: penggunaan segala kemampuan audio dan visual kedalam kelas, sepertim)    televisi, video tape/cassette recorder dan sound-film.
n)      Media audio still visual: media lengkap kecuali penampilan motion/geraknya tidakada, seperti sound- filmstrip, sound-slides, dan rekaman still pada televisi.
 3. Karena dengan memahami klasifikasi media pembelajaran guru dapat mengajar dengan baik sehingga siswa akan mudah memahami pelajaran tersebut, guru juga akan mudah memberikan materi pelajaran dan media pembelajaran yang sesuai dengan kemampuan siswa sehingga proses pembelajaran akan mencapai tujuan yang di inginkan oleh guru. 4. Manfaat secara umum manfaat penggunaan media pengajaran dalam kegiatan belajar mengajar, yaitu :
1.      Media pengajaran dapat menarik dan memperbesar perhatian anak didik terhadap materi pengajaran yang disajikan,
2.      Media pengajaran dapat mengatasi perbedaan pengalaman belajar anak didik berdasarkan latar belakang sosil ekonomi,
3.      Media pengajaran dapat membantu anak didik dalam memberikan pengalaman belajar yang sulit diperoleh dengan cara lain,
4.      Media pengajaran dapat membantu perkembangan pikiran anak didik secara teratur tentang hal yang mereka alami dalam kegiatan belajar mengajar mereka, misalnya menyaksikan pemutaran film tentang suatu kejadian atau peristiwa. rangkaian dan urutan kejadian yang mereka saksikan dan pemutaran film tadi akan dapat mereka pelajari secara teratur dan berkesinambungan,
5.      Media pengajaran dapat menumbuhkan kemampuan anak didik untuk berusaha mempelajari sendiri berdasarkan pengalaman dan kenyataan,
6.      Media pengajaran dapat mengurangi adanya verbalisme dalain suatu proses (dalam bentuk kata-kata tertulis atau lisan belaka) (Latuheru, 1988:23-24).
 5.    Prinsip-prinsip umum penggunaan media pembelajaran.
a.        Media di gunakan dan diarahkan untuk mempermudah siswa dalam belajar ini berupaya memahami materi pembelajaran. Dengan demikian, penggunaan media harus di pandang dari sudut kebutuhan siswa, dan bukan di pandang dari segi kebutuhan guru. contohnya: penggunaan media gambar dan untuk mempermudahkan siswa dalam mengetahui seperti kerangka manusia.
b.         Media yang di gunakan guru harus sesuai dan diarahkan untuk  mencapai pembelajaran contohnya dengan adanya media siswa mudah memahami apa yang di sampaikan oleh guru.
c.         Media yang di gunakan harus sesuai dengan materi pembelajaran ,contohnya : untuk membelajarkan siswa dalam memahami tulang belulang guru harus membawa alat perga.
d.        Media pembelajaran harus sesuai dengan minat , di sini guru harus mengetahui karakter siswa barulah ia bisa mengambil suatu media yang sesuai dengan minat siswa. contohnya: Siswa menyukai gambar maka guru harus membawa gambar tersebut sepaya siswa lebih mudah memahaminya.
e.         Media yang akan di gunakan harus memerhatikan efektivitas  dan efisien. contohnya: semua media yang di gunakan harus di rancang terlebih dahulu oleh guru dan memperhatikan vasilitas media tersebut.f.          Media yang di gunakan harus sesuai dengan kemampuan guru dalam mengoperasikannya. contohnya: seperi penggunaan computer,lCD, dan media elektronik lainnya memerlukan kemampuan khusus dalam mengoperasikannya.
 6.    Penggunaan Media bukan saja memberi manfaat bagi siswa ,tetapi juga bagi guru sebagai pengajar.
Ada beberapa manfaat yang dapat diperoleh oleh guru dari penggunaan media pembelajaran antara lain :ü  Untuk memperlancar interaksi. Dalam hal ini keberadaan media merupakan medium antara pesan dengan siswa,antara guru dengan siswa. Dengan demikian kehadiran media akan meningkatkan kualitas interaksi baik itu interaksi guru dengan siswa,maupun interaksi siswa dengan siswa.ü  Proses belajar menjadi lebih menarik. Dengan media pembelajaran dapat membangkitkan keingintahuan siswa, merangsang siswa untuk bereaksi terhadap penjelasan guru.ü  Pengelolaan pembelajaran lebih efektif dan efisien .ü  Meningkatkan kualitas belajar siswa. Penggunaan media pembelajaran tidak hanya membuat proses pembelajaran menjadi lebih efisien tetapi juga dapat membantu siswa menyerap materi pelajaran lebih dalam.ü  Menimbulkan sikap positif siswa terhadap proses pembelajaran. Hal ini terjadi karena media dapat menyajikan pesan dengan konkrit disertai dengan contoh-contoh yang dapat  meyakinkan siswa akan kebenaran suatu ilmu pengetahuan yang dipelajari. 7.        Pendapat saya tentang pembelajaran berbasis internet adalah menurut saya tentang pembelajaran berbasis internet sangat baik bila dapat di terapkan di sekolah karena dengan adanya pembelajaran ini siswa maupun guru akan mudah dalam proses pembelajaran sehingga tidak akan memerlukan banyak waktu dan biasa belajar dengan jarak jauh, dan kegiatan pembelajaran berbasis internet juga memerlukan adalah tentang waktu yang lebih fleksibel. Seorang yang ingin belajar di internet tak perlu harus berpatokan pada waktu tertentu karena yang penting terdapat akses internet mereka sudah dapat mempelajarinya kapan dan dimanapun. Jangkauan dari kegiatan pembelajaran ini pun tak terbatas tempat, di manapun di seluruh dunia asal terdapat akses internet, pembelajaran dapat tetap berlangsung. Tetapi apa bila di terapkan di sekolah dasar mungkin akan salah dalam hal penggunaan karena siswa akan mudah terpengaruh tentang hal-hal yang tidak baik sehingga kalau pun di terapkan harus benar-benar di kontrol, dan siswa pun akan lebih terarah terhadap hal-hal yang baik.
 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Contoh Surat Perjalanan Dinas (SPPD) yang Baik dan Benar