TUGAS KULIAH KEBAHASAAN DOSEN MISDAR, M.Pd

1.        Arti Linguestik adalah sain (science), seperti halnya fisika dan kimia adalah sain (Bloomfield, 1933: 20-34. Sedangkan menurut Comsky Linguistik adalah sebuah generatif yang bersifat mentalistik karena tujuan utamanya adalah menjelaskan hakekat competence dan bukan performance. Menurut ahli lain Benveniste Linguistik adalah perbedaan antara dimensi-dimensi semiotik pada bahasa.
Arti Morfologi adalah bagian dari ilmu bahasa yang membicarakan atau yang mempelajari seluk-beluk bentuk kata serta pengaruh perubahan-berubahan bentuk kata terhadap golongan dan arti kata, dengan kata lain morfologi mempelajari seluk-beluk bentuk kata serta fungsi perubahan-perubahan bentuk kata, baik fungsi gramatik maupun fungsi sematik.
Arti Sintaksis secara etimologi adalah menempatkan bersama-sama kata-kata menjadi kelompok kata atau kalimat. Yang mana kata sintaksis berasal dari bahasa Yunani, yaitu sun yang berarti “dengan” dan kata tattein yang berarti “menempatkan”.
Arti Semantik adalah (Bahasa Yunani : semanticos, memberikan tanda, penting dari kata sema, tanda) adalah cabang lingusitik yang mempelajari makna yang terkandung pada suatu bahasa, kode atau jenis representasi lain. Semantik bisanya dikontraskan dengan dua aspek lain dari ekspresi makna : 1. Sintaksi yaitu pembentukan simbol kompleks dari simbol yang lebih sederhana. 2. Pragmatika yaitu penggunaan praktis simbol oleh agen atau komunitas pada suatu kondisi atau konteks tertentu.
Arti Wacana adalah rentetan kalimat yang berkaitan sehingga terbentuklah makna serasi diantara kalimat itu. Anton Moeliono (1995:407). Sedangkan menurut Carlson (1983:xiii-xiv) Wacana adalah rentangan ujaran yang berkesinambungan (urutan kalimat-kalimat individu). Wacana tidak hanya terdiri dari uraian ujaran atau kalimat yang secara gramatikal tersusun secara rapi.
 
2.        Arti dari ragam bahasa
a.    Dialek artinya variasi bahasa dari sekelompok penutur yang jumlahnya relatif, yang berada disuatu tempat atau area tertentu.
b.    Ideolek artinya merupakan ujaran yang timbul dan hanya dipakai oleh seseorang yang bisa saja berbeda dengan orang lain sehingga menjadi ciri khas orang tersebut. Ideolek ini dipengaruhi oleh latar belakang penutur.
c.    Sosiolek artinya variasi bahasa yang berkenaan dengan status, golongan, dan kelas sosial para penuturnya
d.   Fungsiolek artinya variasi bahasa berkenaan dengan penggunanya, pemakainya atau fungsinya.
 
3.        Jelaskan fungsi bahasa
a.    Fungsi Informasi adalah meningkatkan pengetahuan atau kemampuan pengguna, mengurangi ketidakpastian dalam proses pengambilan keputusan, dan menggambarkan keadaan sesuatu halatau peristiwa yang terjadi.
b.    Fungsi Ekspresi adalah untuk mengungkapkan perasaan atau emosi di dalam penciptaan karya seni rupa penciptanya. Yang mana manusia dapat menyatakan secara terbuka segala sesuatu yang tersirat didalam pikirannya kepada orang lain.
c.    Fungsi Adaptasi adalah cara bagaimana organisme mengatasi tekanan lingkungan sekitarnya untuk bertahan hidup. Organisme yang mampu beradaptasi terhadap lingkungannya mampu untuk memperoleh air, udara, dan nutrisi (makanan). Mengatsi kondisi fisik lingkungan seperti temperatur, cahaya dan panas.
d.   Fungsi Kontrolsosial adalah mempertebal keyakinan masyarakat tentang kebaikan norma, memberikan imbalan kepada warga yang menaati norma, mengembangkan rasa malu, mengembangkan rasa takut dan menciptakan sistem hukum, menurut Koentjaraningrat.
 
4.        Bahasa Indonesia diikrarkan sebagai bahasa persatuan ialah pada tanggal, 28 Oktober 1928 pada saat ikrar sumpah pemuda sedangkan sebagai bahasa resmi negara pada tanggal, 18 Agustus 1945 karena pada saat itu undang-undang dasar 1945 disahkan sebagai undang-undang Negara Republik Indonesia. Dalam undang-undang dasar 1945 disebutkan bahwa bahasa negara ialah bahasa Indonesia (Bab XV, Pasal 36).
 
5.   Tuliskan 4 kedudukan bahasa Indonesia yang berfungsi sebagai bahasa Nasional dan bahasa Negara
 
A.    Bahasa Nasional
1.    Bahasa Indonesia sebagai Identitas Nasional
Kedudukan pertama dari kedudukan bahasa Indonesia sebagai bahasa Nasional dibuktikan dengan digunakannya bahasa Indonesia dalam bulir-bulir Sumpah Pemuda. Yang bunyinya sebagai berikut : “Kami poetera dan poeteri Indonesia mengakoe bertoempah darah satoe, tanah air Indonesia. Kami poetera dan poeteri Indonesia mengakoe berbangsa satoe, bangsa Indonesia. Kami poetera dan poeteri Indonesia mendjoengjoeng bahasa persatoean, bahasa Indonesia”.
 
2.      Bahasa Indonesia sebagai kebanggaan bangsa
Kedudukan kedua dari kedudukan bahasa Indonesia sebagai bahasa Nasional dibuktikan dengan masih digunakannya bahasa Indonesia sampai sekarang ini. Berbeda dengan negara-negara lain yang terjajah, mereka harus belajar dan menggunakan bahasa negara persemakmurannya. Contohnya saja India, Malaysia, dll yang harus bisa menggunakan bahasa Inggris.
 
3.      Bahasa Indonesia sebagai alat komunikasi
Kedudukan ketiga dari kedudukan bahasa Indonesia sebagai bahasa Nasional dibuktikan dengan digunakannya bahasa Indonesia dalam berbagai macam media komunikasi. Misalnya saja buku, koran, acara pertevisian, siaran radio, webset, dll. Karena Indonesia adalah negara yang memiliki beragam bahasa dan budaya, maka harus ada bahasa pemersatu diantara semua itu.
4.      Bahasa Indonesia sebagai alat pemersatu bangsa
Hal ini juga berkaitan dengan kedudukan keempat dari kedudukan bahasa Indonesia sebagai bahasa Nasional sebagai alat pemersatu bangsa yang berbeda suku, agama, ras, adat istiadat dan budaya.
      
B.     Bahasa Negara
Pada tanggal 25-28 Februari 1975, hasil perumusan seminar politik bahasa Nasional yang diselenggarakan di Jakarta. Dikemukan bahasa Indonesia sebagai bahasa Negara adalah :
 
1.      Bahasa Indonesia sebagai bahasa resmi kenegaraan
Kedudukan pertama dari kedudukan bahasa Indonesia sebagai bahasa Negara dibuktikan dengan digunakannya bahasa Indonesia dalam naskah proklamasi kemerdekaan RI 1945. Mulai saat itu dipakailah bahasa Indonesia dalam segala upacara, peristiwa, dan kegiatan kenegaraan baik dalam bentuk lisan maupun tulisan.
 
2.      Bahasa Indonesia sebagai alat pengantar dalam dunia pendidikan.
Kedudukan kedua dari kedudukan bahasa Indonesia sebagai bahasa Negara dibuktikan dengan pemakaian bahasa Indonesia sebagai bahasa penghantar di lembaga pendidikan dari taman kanak-kanak, maka materi pelajaran yang berbentuk media cetak juga harus berbahasa Indonesia. Hal ini dapat dilakukan dengan menerjemahkan buku-buku yang berbahasa asing atau menyusunnya sendiri. Cara ini akan sangat membantu dalam meningkatkan perkembangan bahasa Indonesia sebagai bahasa ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek).
 
3.    Bahasa Indonesia sebagai penghubung pada tingkat Nasional untuk kepentingan perencanaan dan pelaksanaan pembangunan serta pemerintah.
Kedudukan ketiga dari kedudukan bahasa Indonesia sebagai bahasa Negara dibuktikan dengan digunakannya bahasa Indonesia dalam hubungan antar badan pemerintah dan penyebarluasan informasi kepada masyarakat. Sehubungan dengan itu hendaknya diadakan penyeragaman sistem administrasi dan mutu media komunikasi massa. Tujuan agar isi atau pesan yang disampaikan dapat dengan cepat dan tepat diterima oleh masyarakat.
 
4.    Bahasa Indonesia sebagai pengembangan kebudayaan Nasional, Ilmu dan teknologi.
Kedudukan keempat dari kedudukan bahasa Indonesia sebagai bahasa Negara dibuktikan dengan penyeran ilmu pengetahuan dan teknologi, baik melalui buku-buku pelajaran, buku-buku populer, majalah-majalah ilmiah maupun media cetak lainnya. Karena sangatlah tidak mungkin bila suatu buku yang menjelaskan tentang suatu kebudayaan daerah, ditulis dengan menggunakan bahasa daerah itu sendiri, dan menyebabkan orang lain belum tentu akan mengerti.
 
            DAFTAR REPERENSI
 
-          Misdar, M. Pd & Win Konadi, M. Si. 2013. Pengetahuan Kebahasaan.Universitas Almuslim
-          Google / internet
NAMA                                    : MASSURI
NPM                                       : 1702090134
SEMESTER / RUANG          : V / A
MATA KULIAH                   : PENGETAHUAN KEBAHASAAN
DOSEN                                  : MISDAR, M.Pd
 

NO.


KATA BAKU

KATA TIDAK BAKU
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.
12.
13.
14.
15.
16.
17.
18.
19.
20.
21.
22.
23.
24.
25.
26.
27.
28.
29.
30.
31.
32.
33.
Abjad
Advokat
Ahklak
Aktif
Aktivitas
Analisis
Andal
Amfibi
Asas
Atlet
Atmosfer
Azan
Batalion
Baterai
Bus
Cabai
Cendekiawan
Cenderamata
Cengkih
Cokelat
Daftar
Durian
Diagnosis
Detail
Definisi
Dolar
Embus
Ekstra
Ekstrem
Februari
Hafal
Ijazah
Izin
Abjat
Adpokat
Ahlak
Aktip
Aktifitas
Analisa
Handal
Amphibi
Azas
Atlit
Atmosfir
Adzan
Batalyon
Baterei
Bis
Cabe
Cendikiawan
Cinderamata
Cengkeh
Coklat
Daptar
Duren
Diagnosa
Detil
Difinisi
Dollar
Hembus
Extra
Ekstrim
Pebruari
Hapal
Ijasah
Ijin
 
x

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Contoh Surat Perjalanan Dinas (SPPD) yang Baik dan Benar